Please, Translate in Your Language..

Minggu, 15 Juli 2012

Fi'il Ma'lum dan Fi'il Majhul

Fi'il Ma'lum dan Fi'il Majhul

فِعْل مَعْلُوْم - فِعْل مَجْهُوْل

FI'IL MA'LUM (Kata Kerja Aktif) - FI'IL MAJHUL (Kata Kerja Pasif)

Dalam tata bahasa Indonesia, dikenal istilah Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif. Perhatikan contoh berikut ini:
Abubakar membuka pintu. --> kata "membuka" disebut Kata Kerja Aktif.
Pintu dibuka oleh Abubakar. --> kata "dibuka" disebut Kata Kerja Pasif.
Dalam tata bahasa Arab, dikenal pula istilah Fi'il Ma'lum dan Fi'il Majhul yang fungsinya mirip dengan Kata Kerja Aktif dan Kata Kerja Pasif. 

Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
ضَرَبَ عُمَرُ ضُرِبَ عُمَرُ
(= Umar memukul) (= Umar dipukul)
Fi'il ضَرَبَ (=memukul) adalah Fi'il Ma'lum (Kata Kerja Aktif). Fa'il atau Pelakunya adalah Umar bersifat aktif (melakukan pekerjaan yakni memukul).
Fi'il ضُرِبَ (=dipukul) adalah Fi'il Majhul (Kata Kerja Pasif). Fa'il atau Pelakunya tidak diketahui (tidak disebutkan). Untuk itu, dalam Fi'il Majhul, dikenal istilah Naib al-Fa'il ( نَائِبُ الْفَاعِل ) atau Pengganti Fa'il (Pelaku). Dalam contoh di atas, Umar adalah Naib al-Fa'il (pengganti Pelaku).
 

Defenisi Ilmu Sharaf

DEFINISI ILMU SHARAF

اِعْلَمْ اَنَّ التَّصْرِيْفَ فِي اللُّغَةِ التَّغْيِيْرُ وَفِي الصَّنَاعَةِ تَحْوِيْلُ اْلأَصْلِ الْوَاحِدِ إِلَى أَمْثِلَةٍ مُخْتَلِفَةٍ لِمَعَانٍ مَقْصُوْدَةٍ لاَ تَحْصُلُ اِلاَّ بِهَا

Ketahuilah, bahwa yg dinamakan Tashrif menurut bahasa: Perubahan. Dan menurut Istilah: mengubah asal bentuk kalimat yang satu kepada model-model bentuk yang berbeda-beda, untuk menghasilkan makna-makna yang diharapkan/yang dimaksud/ yang dituju, yang tidak akan berhasil melainkan dengan cara itu (model-model bentuk tsb).
 

Penjelasan:
Asal atau akar dari kalimat adalah Masdar menurut Ulama Bashrah, ini yang muktamad. sedangkan menurut Ulama Kufah akar kalimat adalah Fi’il Madhi. Dari asal bentuk kalimat Masdar dirubah kepada bentuk yang lain menjadi: Fi’il Madhi, Fi’il Mudhari’, Fi’il Amar, Fi’il Nahi, Isim Fa’il, Isim Maf’ul, Isim Zaman, Isim Makan, Isim Alat, Isim Murrah, Isim Hai’ah, Isim Nau’, Isim Tafdhil, Isim Shighat Mubalaghah dsb. Perubahan ke contoh-contoh bentuk tsb. Tujuannya untuk menghasilkan makna yang diharap. Tidak akan berhasil mencapai makna itu, melainkan dengan perubahan-perubahan tsb. Bedakan dengan definisi Ilmu Nahwu yaitu Ilmu yang membahas tentang perubahan akhir Kalimat.
 

Contoh:
Asal kalimat adalah Masdar الضَّرْبُ “ad-dharbu” = pukulan. Kemudian dirubah menjadi ضَرَبَ “dharaba” =telah memukul. يَضْرِبُ “yadhribu” =akan memukul. اِضْرِبْ “idhrib” =pukullah! Dan lain-lain. Nah, contoh bentuk-bentuk seperti inilah yang dimaksud untuk menghasilkan makna yang dituju.
Begitulah pembahasan TASHRIF menurut bahasa dan Istilah. (repost: muh.sururudin)

I'rab Fi'il Mudhari'

إِعْرَب فِعْل الْمُضَارِع
I'RAB FI'IL MUDHARI'

Fi'il Mudhari' juga mengalami I'rab atau perubahan baris/bentuk di akhir kata bila didahului oleh harf-harf tertentu. Fi'il Mudhari mengenal tiga macam I'rab:

1) I'RAB RAFA' ialah bentuk asal dari Fi'il Mudhari' dengan alamat (tanda):
a. Baris Dhammah: أَفْعَلُ / نَفْعَلُ / تَفْعَلُ / يَفْعَلُ
b. Huruf Nun: تَفْعَلِيْنَ / تَفْعَلاَنِ / تَفْعَلُوْنَ / يَفْعَلاَنِ / يَفْعَلُوْنَ

2) I'RAB NASHAB bila dimasuki Harf Nashab. Alamatnya adalah:
a. Baris Fathah: أَفْعَلَ / نَفْعَلَ / تَفْعَلَ / يَفْعَلَ
b. Hilangnya huruf Nun: تَفْعَلِيْ / تَفْعَلاَ / تَفْعَلُوْا / يَفْعَلاَ / يَفْعَلُوْا


Adapun yang termasuk Harf Nashab ialah: أَنْ (=bahwa), لَنْ (=tidak akan), إِذَنْ (=kalau begitu), كَيْ (=supaya), حَتَّى (=hingga), لـِ (=untuk).


Perhatikan contoh-contohnya dalam kalimat:
Fi'il Mudhari' Rafa' Fi'il Mudhari' Nashab
أَنَا أَكْتُبُ الدَّرْسَ أُرِيْدُ أَنْ أَكْتُبَ الدَّرْسَ
(=saya menulis pelajaran) (=saya mau menulis pelajaran)
هُمْ يَدْرُسُوْنَ. هُمْ يَفْهَمُوْنَ. هُمْ يَدْرُسُوْنَ حَتَّى يَفْهَمُوْا
(=mereka belajar. mereka mengerti) (=mereka belajar hingga mengerti)


Mempelajari Pengertian I'rob

Mempelajari I’rob Suatu Kata

Definisi I'rob:
تَغْيِيْرُ اَوَاخِرِ الكَلمَةِ لاِخْتِلاَفِ الْعَوَامِلِ الدَّاخِلَةِ عَلَيْهَا
(Perubahan akhir suatu kata karena adanya perbedaan amil yang masuk pada kata tersebut).

Dalam kaidah bahasa arab, ada yang dikenal dengan I’rob atau mu’rob yang menunjukkan perubahan syakl (biasa berarti perubahan harakat atau perubahan bentuk) akhir dari suatu kata disebabkan kedudukannya dalam kalimat. Lalu, bagaimana kita dapat mengetahui i’rob suatu kata dan bagaimana cara mengi’robnya??

Untuk pembahasan kali ini, kita akan membahas bagaimana cara mengi’rob suatu isim dari kalimat. Sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu, apa saja isim-isim yang mu’rob, isim-isim menurut jenisnya dan bilangannya serta kedudukannya dalam kalimat, baik marfu’, mansub atau majrur, seperti fa’il, mubtada, khobar dan selainnya dalam pembahasan isim yang marfu, dengan bekal tersebut dapat memudahkan di dalam mengi’rob suatu kata.
 

Sebagai contoh adalah kata فَاطِمَةَ dalam kalimat:
تُؤْمَرُ فَاطِمَةُ إِلَى السُّوْقِ (Fatimah diperintah untuk ke pasar )
Dengan berbekal pemahaman dari pembahasan sebelumnya, kita dapat mengetahui bahwa Fatimah merupakan isim muannats yang menunjukkan perempuan, dengan kata berbentuk tunggal (tidak ada tambahan alif dan nun atau alif dan ta’ yang menunjukkan jamak), dan dengan melihat kedudukannya dalam kalimat, kita bisa tahu ternyata Fatimah berkedudukan marfu sebagai na’ibul fa’il, karena fi’il yang digunakan adalah fi’il mudhori majhul (kata kerja pasif).


Definisi atau Pengertian Nahwu

Definisi atau Pengertian Nahwu

Nahwu adalah suatu kaidah untuk mengetahui fungsi setiap kalimat yang masuk pada jumlah, harokat terakhir pada kalimat dan tata cara i’robnya.

Kalimat dalam bahasa arab terbagi menjadi 3 bagian : Isim, Fiil dan Huruf.

• Isim
Isim adalah setiap kalimat yang menunjukkan makna insan, hewan, tumbuh-tumbuhan, benda mati, nama tempat, zaman/waktu, atau sifat.Contoh :
رجل – أسد – زهرة – حائط - القاهرة – شهر – نظيف – استفلال
Tanda-tanda isim adalah : kemasukkan tanwin (رجلٌ).kemasukkan ال (الرجلُ) . kemasukkan huruf nida’ (يا رجلُ).kemasukkan huruf jar (على الشجرةِ).


• Fiil
Fiil adalah setiap kalimat yang menunjukkan terhadap kejadian suatu perkara pada zaman tertentu.Contoh : كتب – يجرى – اسمع
Tanda fiil adalah : kemasukkan ta’ul fail (كتبتُ).kemasukkan ta’ut ta’nis (كتبتْ).kemasukkan yaul mukhothobah (تكتبين).kemasukkan nun taukid (ليكتبن).


• Huruf
Huruf adalah setiap kalimat yang tidak mempunyai makna kecuali di gabungkan dengan kalimat yang lain.Contoh : (فى)

D'ZONE T-SHIRT | Sablon DTG Printer Jogja

TEKNIK SEO MUDAH DAN GRATIS | Optimasi Seo, Seo Tools, Optimasi Blog, Seo Terbaik, Seo Gratis

BELAJAR AKUNTANSI DASAR | Akuntansi Perusahaan Dagang, Manajemen Akuntansi, Laporan Keuangan